Cangkruk'an positif ala Kelurahan Kedung Baruk
Karung Media - Ada hal yang berbeda dan tampak keramaian yang meriah nan guyup pada sabtu malam, 22 Juli 2017 lalu. Ternyata ada kegiatan cangkruk'an atau ngumpul dan ngobrol kalo bahasa indonesia nya di kelurahan Kedung Baruk Kecamatan Rungkut.
Keramaian yang berlokasi di kediaman Bapak Budi Agung Ketua RW 10 Kelurahan Kedung Baruk ini berlangsung mulai pukul 19.30 - 01.00 (dini hari). Luar biasa teman teman se kelurahan Kedung Baruk merancang kegiatan yang menyenangkan seperti itu dan membetahkan cangkruk sampai pagi.
Dihadiri Kapolsek Rungkut, Danramil Rungkut, Lurah Kedung Baruk, RT, RW serta LPMK.
cangkruk'an RW se Kedung Baruk ini diisi dengan diskusi RT RW se Kelurahan Kedung Baruk beserta Polsek , Koramil, satpol PP, serta kecamatan dan LPMK. Adapun topik bahasan terkait keamanan wilayah. Kami percaya cara berkomunikasi yang benar akan menghasilkan informasi yang benar bagi masyarakat. Acara cangkruk seperti ini ada baiknya sering dan terus diselenggarakan dan dapat menjadi contoh kelurahan lainnya di Kota surabaya.
Bapak Brahmatasgiri , ketua RW 7 dan koordinator keamanan LPMK kelurahan Kedung Baruk yang ikut bagian dalam mensukseskan acara ini menutup sesi wawancara via medsos dengan Kim KaRung berkata, "mari kita pasok informasi terverifikasi benar sebanyak mungkin guna menangkal informasi Hoax". (Eka Dian)
![]() |
| Brosur yang tersedia di puskesmas sebagai bentuk sosialisasi |
Sekarang Gak Perlu Antri Di Puskesmas Kali Rungkut
"Bu. pergi yaaaa..."
.
Teriak seorang anak yang hendak ke puskesmas karena harus mengurus surat sehat guna perpanjang SIM.
Ya. Anak ini buru buru berangkat sepagi mungkin. Waktu menunjukan pukul 06.30. Padahal seperti yang kita ketahui, mesin nomer antrian baru dihidupkan pukul 07.30.
Sampai di puskesmas ternyata sudah ramai yang antri duluan.
Antri. Lama. Wasting time pastinya. Duduk gelisah di atas kursi. Harap harap cemas kenapa kok belum belum dipanggil.
Gambaran diatas adalah pengalaman pribadi banyak masyarakat kita yang males berurusan dengan puskesmas. Nah, sekarang. Jangan kuatir. Karena di Puskesmas Kali Rungkut sudah menyediakan antrian online. Tinggal menggunakan gadget yang sering kita gunakan. Install aplikasi yang bernama E Health.
Gak perlu lagi menunggu waktu berlama lama di puskesmas. Cukup hadir sesuai yang telah ditentukan. Bersyukur memiliki pemerintah Kota Surabaya yang sangat peduli dengan teknologi dan berusaha membuat layanan masyarakat optimal.
Bagaimana caranya?
Tersebut namanya adalah E Health. Sebuah aplikasi internet atau teknologi lain yang berkaitan di industri pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan akses, efisiensi, efektivitas, dan kualitas dari roses medis dan bisnis yang melibatkan organisasi pelayanan medis (Rumah sakit atau klinik), praktisi medis (dokter atau terapis), Laboratorium , Apotek, asuransi , dan pasien sebagai konsumen.
Apa saja yang ada di E Health:
- Produk
- sistem
- layanan. contohnya : informasi kesehatan rekam medis elektronik, layanan ppembelian obat, system komunikasi antar pengguna, dan informasi lainnya terkait pencegahan penyakit, diagnosa, perawatan monitoring kesehatan dan manajemen gaya hidup.
Alamat antrian E-Health melalui browser (chrome dan mozilla):
http://ssw.surabaya.go.id/anjungan
http://ehealth.surabaya.go.id/pendaftaran
Android:
http://play.google.com/store/apps/detail?id=surabaya.dkk.ehealthsurabaya
Puskemas Kali Rungkut juga gencar melakukan sosialisasi pendaftran antrian secara online ini seperti yang dilakukan dilakukan di posyandu teratai RW 07 mejoyo tanggal 15 Juli 2017. (Eka Dian)
Kegiatan Penyandang Disabilitas di Lingkungan Kali Rungkut
Kali Rungkut memiliki wadah untuk teman teman disabilitas (Dulu disebut penyandang cacat) untuk belajar dan berkegiatan. Ada sebuah komunitas yang bernama Komunitas Mata Hati (www.komunitasmatahati.org) berlokasi di Rungkut Asri 13 no.16. Komunitas ini beranggotakan beberapa pemuda pemudi tunanetra dan non disable yang peduli dengan sesama. Fokus kepada pendidikan, menyebarkan pola pikir yang baik, menanamkan stigma positif kepada teman disabilitas.
Kegiatan rutin komunitas disable ini adalah pengajian rutin yang diselenggarakan sebulan sekali.
Foto: Hafidz kecil Hery, tunanetra usia 8 tahun
Pengajian ini disebut pengajian Braille. Menggunakan Al Quran Braille temen tunanetra menyenandungkan ayat-ayat al Quran. Hadirin yang hadir tentu saja tidak tunanetra saja.tetapi temen disabilitas yang lain.Tunadaksa,Tunarungu,Downsyndrome, dan tuna grahita.
Foto: Syauqi downsyndrome dan Kiki tunanetra
Kegiatan ini juga lintas agama.setelah pengajian selesai, temen temen melanjutkan diskusi mengenai kegiatan dan saling bertukar informasi antara teman teman disabilitas.
Kegiatan terakhir pengajian Braille di selenggarakan tanggal 16 Juli 2017 pada hari minggu di basecamp Komunitas Mata Hati. Ketua RT 04 tempat lokasi komunitas ini , Bapak Yusuf Effendi sangat antusias mendukung kegiatan Komunitas Mata Hati.
Semoga kegiatan bermanfaat komunitas ini dapat menyebar dan membantu banyak masyarakat yang tinggal di Rungkut khususnya dan Surabaya pada umumnya.
Belajar Bahasa Inggris Untuk Ibu-Ibu UKM Kecamatan Rungkut
Karung Media - Sungguh suatu kehormatan dan sangat menyenangkan atas kesempatan pada ibu ibu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Kecamatan Rungkut dapat menerima pembelajaran bahasa inggris. Ibu ibu pelaku usaha harus mahir menggunakan bahasa inggris untuk kebutuhan usaha nya. Nah, kali ini kesempatan ini dimanfaatkan sebaik baiknya oleh UMKM dengan mengikuti kegiatan yang diadakan oleh pengabdian masyarakat Universitas Dr.Soetomo Fakultas Sastra. Kegiatan ini berlangsung Maret - April 2017. Seminggu dua kali ibu ibu umkm mendapat pelajaran bahasa inggris yang di fokuskan pada conversation.
Terimakasih kepada Universitas Dr.Soetomo
Pembentukan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kecamatan Rungkut
Rabu, 12 Juli 2017. Telah dilaksanakan pemilihan ketua KIM Kecamatan Rungkut dan sekaligus pelantikan pengurus KIM Kecamatan Rungkut. Acara diselenggarakan di aula lantai 1 kantor Kecamatan Rungkut. Bapak Camat Rungkut, Drs. H.M. Syafik Msi membuka acara dan memberikan banyak bekal yang bermanfaat serta sangat mendukung terbentuknya KIM ini. Akhir kata, semoga dengan terbentuknya KIM di kecamatan Rungkut dapat membantu menjembatani informasi yang dibutuhkan masyarakat. Selamat bertugas untuk seluruh pengurus KIM Kecamatan Rungkut. (Eka Dian)



















