Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Mitra Karung Media


perekonomian

Kali Rungkut Channel

Berita Kali Rungkut

hiburan

disabilitas

kesehatan

Pengentasan Kemiskinan

Berita Kali Rungkut

Cagkruk'an positif a la Kelurahan Kedung Baruk

25 Jul 20170

Cangkruk'an positif ala Kelurahan Kedung Baruk Karung Media - Ada hal yang berbeda dan tampak keramaian yang meriah nan guyup pada sabtu malam, 22 Juli 201...

Sekarang gak perlu antri di puskesmas Kali Rungkut

22 Jul 20171

Brosur yang tersedia di puskesmas sebagai bentuk sosialisasi Sekarang Gak Perlu Antri Di Puskesmas Kali Rungkut "Bu. pergi yaaaa..." . Teriak seorang an...

Kegiatan Penyandang Disabilitas di Lingkungan Kali Rungkut

19 Jul 20170

Kegiatan Penyandang Disabilitas di Lingkungan Kali Rungkut Kali Rungkut memiliki wadah untuk teman teman disabilitas (Dulu disebut penyandang cacat) untuk ...

Belajar Bahasa Inggris untuk Ibu-ibu UKM Kecamatan Rungkut

19 Jul 20170

Belajar Bahasa Inggris Untuk Ibu-Ibu UKM Kecamatan Rungkut Karung Media - Sungguh  suatu kehormatan dan sangat menyenangkan atas kesempatan pada ibu i...

Pembentukan KIM Kecamatan Rungkut

19 Jul 20170

Pembentukan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kecamatan Rungkut Rabu, 12 Juli 2017. Telah dilaksanakan pemilihan ketua KIM Kecamatan Rungkut dan sekaligu...

disabilitas

unity in diversity- unity in human being

02 Sep 20190

Harmoni Datang dari Persatuan Unity in Harmoni, Harmoni datang dari persatuan. Bisa dibayangkan dengan 1340 suku bangsa, 742 bahasa daerah, 7241 ragam bud...

Komunitas di KaRung mengajar mengaji Braille

28 Jul 20170

Komunitas di KaRung Mengajar Mengaji Braille Karung Media - Pagi itu suasana ramai celoteh anak kecil terdengar di suatu rumah di rungkut asri kelurahan...

Berkunjung ke Konjen AS bersama Disabilitas

27 Jul 20170

Berkunjung ke Konjen AS bersama Disabilitas Karung Media - Sungguh keberuntungan besar, KIM KaliRungkut (KaRung) dapat mengikuti kegiatan MyAmerica Surab...

Kegiatan Penyandang Disabilitas di Lingkungan Kali Rungkut

19 Jul 20170

Kegiatan Penyandang Disabilitas di Lingkungan Kali Rungkut Kali Rungkut memiliki wadah untuk teman teman disabilitas (Dulu disebut penyandang cacat) untuk ...

Pengentasan Kemiskinan

all

unity in diversity- unity in human being

02 Sep 20190

Harmoni Datang dari Persatuan Unity in Harmoni, Harmoni datang dari persatuan. Bisa dibayangkan dengan 1340 suku bangsa, 742 bahasa daerah, 7241 ragam bud...

30 Aug 20191

Pelatihan Iklan Layanan Masyarakat Sabtu, 31 agustus 2019 bertempat di taman flora kebun bibit . Kelompok Informasi Masyarakat bersama Dinas Informasi Kota S...

Agustus 2017 Bulan Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing.

28 Jul 20170

Agustus 2017 Bulan Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing. sumber: https://hidupduniasehat.files.wordpress.com/2014/02/vitamin-a.jpg Karung Media - Setelah ...

Komunitas di KaRung mengajar mengaji Braille

28 Jul 20170

Komunitas di KaRung Mengajar Mengaji Braille Karung Media - Pagi itu suasana ramai celoteh anak kecil terdengar di suatu rumah di rungkut asri kelurahan...

Jumlah Bantuan Pemakanan Untuk Masyarakat Miskin di Kelurahan Kali Rungkut

27 Jul 20170

Ibu Rumiatun. Lansia miskin penerima permakanan mejoyo 2/ 11 Jumlah Bantuan Pemakanan Untuk Masyarakat Miskin di Kelurahan Kali Rungkut Karung Media - KIM...

Program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSDK)

27 Jul 20170

Program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSDK) Karung Media - Bapak hasyim salah satu PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan sosial) yang akan mendapat ban...

Membawa Lansia Tidak Mampu Ke Panti Werdha

27 Jul 20170

Hasil outreach kunjungan Membawa Lansia Tidak Mampu Ke Panti Werdha Karung Media - 25 Juli 2017, Kantor Kelurahan Kali rungkut mendapatkan informasi , bah...

Barry Likumahuwa melakukan nge jam bareng disabilitas

27 Jul 20170

Barry Likumahuwa Melakukan Nge-Jam Bareng Disabilitas Karung Media - Siapa yang tidak mengenal  Barry Likumahuwa. Pria asal ambon yang memiliki le...

Video News

    unity in diversity- unity in human being


    Harmoni Datang dari Persatuan


    Unity in Harmoni, Harmoni datang dari persatuan. Bisa dibayangkan dengan 1340 suku bangsa, 742 bahasa daerah, 7241 ragam budaya ( Sensus Badan Pusat Statistik, 2010 ). Kita yang berbeda ini,  tetap satu jua. Pendahulu kita terdahulu sudah sangat paham ketika memunculkan , bhineka tunggal ika menjadi semboyan persatuan  kehidupan berbangsa dan bertanah air kita sejak dahulu sampai saat ini.




    Bukan hal yang aneh jika bangsa Indonesia ini tersebar dari sabang sampai merauke memiliki ragam ras, budaya, bahasa, warna kulit, dengan tidak melupakan nilai nilai luhur kepercayaan yang hidup dan berkembang di lingkungan masyarakat masing masing dapat berjalan harmoni dalam jiwa dan semangat  Negara Kesatuaan Republik Indonesia. Keberagaman yang dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia.

    Suasana shalat berjamaah di mushola Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC)  Surabaya . Ketika temannya yang muslim shalat, yang beragama lain menunggu di luar mushola. (Foto: dok pribadi)


    Berbeda itu hanyalah luaran ciri fisik tanda  lahir yang berbeda. Tetapi hati, pikiran dan semangat kita satu. Kita semua sama bangsa indonesia. Unity in diversity dalam naungan negara indonesia.


    Begitupun kehidupan sosial bermasyarakat yang kita jalani. Sudah biasa, inklusi menjadi satu perekat kita  dengan saudara saudari kita penyandang disabilitas. Saya lebih suka menyebutnya, Unity in human being. Karena sesungguhnya mereka tidak kita bedakan pada ketidakmampuan dis-able dan diff-able-nya. Kesatuan kita sama diciptakan sebagai manusia tanpa perbedaan ,makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang sangat sempurna.. 


    "Cacat itu hanya tanda lahir semata, tidak ada perbedaan dengan yang tidak cacat".  Mengutip dari perkataan sahabat disabilitas tunarungu (Baca: cacat = disabiitas.  Dalam UU no.16 tahun 2016). Jadi tidak ada yang berbeda , pun  di dalam kehidupan sosial bermasyarakat dimana kita hidup berdampingan dengan mereka.

    Mereka sama seperti kita, dapat hidup bermasyarakat, bersosialisasi dengan lingkungannya, bekerja mencari nafkah, hidup dengan keluarganya, menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya dan mereka human being, manusia yang sama dengan kita. Tidak ada yang berbeda. Inilah keberagaman yang hakiki. Tidak perlu untuk di takuti ,dijauhi atau kuatir bersentuhan dengan mereka dan tidak perlu pula dikasihani karena mereka tidak butuh .Yang dibutuhkan adalah pengakuan keberadaan mereka yang sama seperti kita. Bagian bangsa yang besar ini.

    Bersatu dalam perbedaan. kehidupan bersosial yang ada di dalam masyarakat sekitar. Memperlihatkan #keberagamanmasyarakat  yang ada di bumi pertiwi Indonesia ini.


    Karena kita semua sama dalam konsep diversity in Human  being yang tadi di sampaikan di awal paragraf artikel ini. Yang jangan dilupakan diversity bukan perbedaan tetapi keberagaman.

    .
    kegiatan pengibaran sang saka merah putih 17 agustus 2019 oleh sahabat DMI disabilitas Surabaya.
    foto: dok.pribadi


    Maka ketika konsep itu sampai di diri kita masing masing. Menyadari itu sebagai harmoni indah hidup di Indonesia maka yakinlah akan hidup damai sentosa seperti cita cita luhur pahlawan yang telah berjuang mempersatukan kita semua menjadi satu bangsa yang besar.

    Penulis: eka Dian Riani - kim karung -kelurahan kalirungkut




    Kim Kali Rungkut

    We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

    Tidak ada komentar:

    Leave a Reply